cara membuat e-money

Cara Membuat E-Money: Panduan Lengkap & Mudah 2025

Sering merasa repot saat harus membayar tol, parkir, atau belanja dengan uang tunai?

Ingin beralih ke pembayaran digital menggunakan e-money, tapi bingung harus mulai dari mana?

Yuk, ketahui cara membuat e-money di artikel ini!

Jenis-Jenis E-Money

Sebelum mengetahui cara bikin e-money, kamu harus tahu dulu jenis e-money yang ada di Indonesia. Ada dua kategori e-money, yaitu:

1. E-Money Berbasis Kartu

kartu e-money fisik - cara membuat e-money

E-money jenis ini berbentuk kartu fisik yang ditanamkan sebuah chip untuk menyimpan saldo. 

Transaksi dilakukan dengan cara menempelkan kartu pada mesin pembaca (reader) yang mendukung teknologi Near Field Communication (NFC).

Contoh e-money berbasis kartu, yakni Mandiri E-Money, BCA Flazz, BRI Brizzi, dan BNI Tapcash.

Kelebihan:

  • Proses transaksi cepat karena tidak memerlukan koneksi internet atau PIN. Cukup tempelkan kartu pada reader.
  • Diterima di banyak merchant offline, terutama untuk kebutuhan transportasi dan ritel.
  • Bisa digunakan oleh siapa saja tanpa perlu memiliki smartphone.

Kekurangan:

  • Jika kartu hilang, saldo di dalamnya juga ikut hilang karena tidak terhubung langsung dengan identitas pemilik.
  • Setelah mengisi saldo, pengguna perlu melakukan update saldo di ATM atau melalui smartphone ber-NFC.

2. E-Money Berbasis Server

Saldo e-money jenis ini tersimpan di server milik perusahaan penerbit melalui aplikasi di smartphone

Transaksi biasanya menggunakan QR Code (QRIS), nomor telepon, atau fitur pembayaran online lainnya.

Contohnya DANA, ShopeePay, Gopay, LinkAja, dan OVO.

Kelebihan:

  • Serbaguna, bisa untuk membayar produk, transfer, bayar tagihan, investasi, dan layanan keuangan lainnya.
  • Dilindungi oleh PIN atau biometrik (sidik jari/wajah). Jika ponsel hilang, akun dapat segera diblokir.
  • Sering menawarkan cashback, diskon, dan program loyalitas.

Kekurangan:

  • Transaksi membutuhkan koneksi internet yang stabil.
  • Penggunaannya terbatas bagi mereka yang memiliki dan mahir menggunakan smartphone.

Baca Juga: Solusi Saldo E-Money Tidak Masuk: Cek & Atasi Sekarang

Syarat dan Dokumen untuk Membuat E-Money

Dokumen yang Dibutuhkan

1. E-Money Berbasis Kartu (Unregistered)

Umumnya tidak memerlukan dokumen apapun

Kamu bisa langsung membeli kartu e-money di bank, minimarket, atau stasiun kereta.

2. E-Money Berbasis Server (Aplikasi)

Untuk registrasi awal, kamu hanya memerlukan nomor telepon aktif dan alamat email. 

Namun, untuk menikmati fitur lengkap, kamu perlu melakukan verifikasi identitas.

Perbedaan Pengguna Registered & Unregistered

Bank Indonesia membedakan pengguna e-money menjadi dua jenis, yakni unregistered dan registered, yang memengaruhi fitur dan limit transaksi.

Proses verifikasi untuk menjadi pengguna registered dikenal dengan istilah e-KYC (Electronic Know Your Customer).

FiturPengguna UnregisteredPengguna Registered
SyaratNomor telepon aktif (untuk server) atau tanpa identitas (untuk kartu).Verifikasi identitas menggunakan e-KTP dan swafoto (selfie) untuk e-money server.
Limit SaldoMaksimal Rp2.000.000,-Maksimal Rp20.000.000,- (sesuai aturan BI per Juli 2022).
Limit TransaksiSesuai limit saldo, biasanya Rp20.000.000,- per bulan.Maksimal Rp40.000.000,- per bulan.
Fitur TambahanTerbatas untuk pembayaran.Bisa melakukan transfer antar pengguna atau ke rekening bank.

Bagaimana Cara Membuat E-Money?

Ada beberapa cara bikin e-money yang bisa kamu lakukan, yaitu:

1. Melalui Bank (Kartu Fisik)

Caranya:

  1. Kunjungi kantor cabang bank penerbit (Mandiri, BCA, BRI, BNI) atau mitra ritel seperti Indomaret, Alfamart, dan stasiun KRL,
  2. Sampaikan ke petugas bahwa kamu ingin membeli kartu e-money (Mandiri e-Money, Flazz, Brizzi, atau TapCash),
  3. Kamu akan diminta membayar harga kartu sekitar Rp25.000 – Rp50.000 dan bisa langsung melakukan pengisian saldo awal,
  4. Kartu pun langsung aktif dan siap digunakan.

2. Melalui Aplikasi (Server Based)

  1. Cari dan unduh aplikasi e-money pilihanmu dari Google Play Store atau Apple App Store.
  2. Buka aplikasi dan ikuti proses pendaftaran dengan memasukkan nomor telepon aktif. Kamu akan menerima kode OTP melalui SMS atau WhatsApp untuk verifikasi.
  3. Setelah mendaftar, e-money kamu sebenarnya sudah bisa digunakan. Namun, untuk menjadi pengguna registered, cari menu “Upgrade” atau “Verifikasi”. Kamu akan diminta untuk:
    • Mengunggah foto e-KTP,
    • Mengambil foto selfie sambil memegang e-KTP,
    • Mengisi beberapa data diri tambahan.
  4. Proses verifikasi biasanya memakan waktu beberapa menit hingga 1×24 jam.
  5. Setelah akun terverifikasi, kamu dapat mengatur PIN dan mulai mengisi saldo melalui berbagai metode yang tersedia.

3. Melalui Sanggar Sarana Printing

cetak e-money di sanggar sarana printing

Ingin kartu e-money dengan desain unik, personal, atau untuk kebutuhan perusahaan?

Kamu bisa menggunakan jasa cetak e-money custom di Sanggar Sarana Printing

Caranya:

  1. Hubungi admin SSP melalui WhatsApp dan sampaikan kebutuhan cetak kartu e-money,
  2. Siapkan desain yang ingin kamu cetak pada kartu e-money dan kirimkan kepada kami,
  3. Kami akan mencetak desain kamu di atas kartu e-money asli,
  4. Jika proses percetakan sudah selesai, kartu e-money kamu akan langsung di antar ke rumah menggunakan kurir, atau kamu juga bisa langsung datang ke alamat kami di Jl. Pramuka Jati No.C. 27, RT.4/RW.8, Paseban, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10440.

Sebelum memesan, perhatikan estimasi waktu pengerjaan dan ketentuannya agar sesuai dengan kebutuhanmu, ya.

Lama Pengerjaan:

  • Order 1 – 100 Pieces: 1 Hari
  • Order >100 Pieces: 1 – 2 Hari

PENTING! Lama pengerjaan tidak termasuk durasi pengiriman (delivery) dan waktu pengerjaan tidak dihitung pada hari libur atau tanggal merah.

Mudah, kan?

Tak perlu khawatir soal hasil cetak di SSP! Sejak 2016, SSP sudah melayani ribuan customer untuk kebutuhan cetak custom dengan kualitas terbaik.

Agar lebih yakin, kamu bisa melihat pengalaman dan ulasan positif dari pelanggan kami di Google Review SSP

Baca Juga: Perbedaan E-Money dan E-Wallet: Panduan Lengkap 2025

Cara Aktivasi dan Top-Up E-Money

Setelah memiliki e-money, kamu perlu memastikan kartu atau akun selalu aktif dan saldo mencukupi.

Aktivasi Kartu

Untuk e-money berbasis kartu, kartu biasanya sudah aktif saat kamu membelinya.

Aktivasi di sini merujuk pada proses update saldo setelah top-up. Update saldo dilakukan dengan cara menempelkan kartu di:

  • Mesin ATM bank penerbit,
  • Mesin EDC di merchant ritel.
  • Smartphone dengan fitur NFC melalui aplikasi mobile banking.

Metode Top-Up

Mengisi saldo e-money kini semakin mudah dengan berbagai pilihan, seperti:

  • ATM: Masukkan kartu debit kamu, pilih menu “Uang Elektronik”, lalu pilih “Top Up”. Masukkan nomor kartu, pilih nominal, dan tempelkan kartu e-money pada reader untuk update saldo.
  • Mobile Banking: Buka aplikasi mobile banking, cari menu e-money, masukkan nomor kartu, pilih nominal, dan masukkan PIN. Jika smartphone kamu memiliki NFC, kamu bisa langsung menempelkan kartu untuk update saldo.
  • Merchant Retail: Kunjungi kasir Indomaret, Alfamart, atau merchant lain, serahkan kartu dan uang tunai, dan kasir akan memproses top-up melalui mesin EDC.
  • E-commerce & Aplikasi Lain: Platform seperti Tokopedia, Shopee, dan aplikasi lainnya juga menyediakan layanan top-up e-money.

Tips Top-Up yang Aman & Efisien

Ada beberapa hal penting yang harus kamu perhatikan:

  • Selalu simpan bukti transaksi hingga saldo benar-benar masuk.
  • Jika menggunakan smartphone ber-NFC, pastikan proses update saldo selesai dan jangan menjauhkan kartu terlalu cepat.
  • Manfaatkan fitur top-up otomatis untuk menghindari kehabisan saldo di saat-saat penting.
  • Lakukan top-up hanya melalui aplikasi atau mitra resmi untuk menghindari penipuan.

Nah, itulah dia cara membuat e-money yang perlu kamu ketahui. Ternyata sangat mudah, ya. Kamu pun tak repot menyiapkan uang tunai lagi.

Sekian, semoga membantu!

Facebook
Twitter
LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Artikel Lainnya

9 Fakta Unik Kalender yang Belum Banyak Diketahui Orang

Kalender membantu kita mengatur jadwal, menandai hari penting, dan memahami alur waktu. Namun, di balik deretan angka dan nama bulan yang kita kenal, tersimpan banyak sekali fakta unik dan cerita menarik

Arti Simbol di Kalender: Panduan Lengkap Memahami Tanda dan Warna

Kalender adalah alat penunjuk waktu yang kita gunakan setiap hari. Namun, kalender kerap dipenuhi dengan berbagai simbol, warna, dan tanda khusus.  Pernahkah Anda bertanya-tanya apa arti tanggal yang dilingkari, diberi warna

4 Perbedaan Mendasar Kalender China dan Masehi yang Perlu Anda Tahu

Saat kita berbicara tentang tanggal, mayoritas dunia mengacu pada Kalender Masehi. Namun, tahukah Anda bahwa ada sistem penanggalan lain yang telah digunakan selama ribuan tahun dan masih relevan hingga kini?  Itulah